Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaSerba-Serbi

Pipa Induk di Banjaran Bocor sebanyak 40 Ribu  Pelanggan Terdampak,  Perumda Tirtawening Segera Perbaiki

68
×

Pipa Induk di Banjaran Bocor sebanyak 40 Ribu  Pelanggan Terdampak,  Perumda Tirtawening Segera Perbaiki

Sebarkan artikel ini
Dirtek PDAM Tirtawening Joni Mulyadi didampingi Driyan Novera Deliyasma memberikan keterangan terkait bocornya Pipa Induk di Banjaran
Example 468x60

 

BANDUNG, SuluhJabar.com,— Dipastikan sekitar 40 ribu pelanggan akan terdampak sementara akibat saluran pipa induk atau Jalur Transmisi Air Baku Cisampi Lama milik Perumda Tirtawening Kota Bandung yang berada di Jalan Stasiun Banjaran, Kabupaten Bandung mengalami kebocoran pada hari Selasa, 24 Desember 2024.

Example 300x600

“Awalnya kami mendapat laporan dari warga adanya rembesan air yang keluar dari salah satu garasi kendaraan. Jadi menurut warga kemarin itu bahwa mereka mendengar suara letupan kecil di lokasi sekitar pukul 12.30 (WIB),”.

Direktur Teknik PDAM Tirtawening Kota Bandung, Joni Mulyadi didampingi Direktur Pelayanan Perumda Tirtawening Kota Bandung, Novera Deliyasma saat di lokasi, Rabu (25/12/2024).

Dikatakan Joni Mulyadi, bocornya pipa air baku yang mengantarkan atau mengalirkan air baku dari Cikalong ke Badak Singa diakibatkan baud yang sudah berusia tua sehingga tak mampu lagi mengunci pipa dan mengakibatkan kebocoran.

Sementara posisi saluran pipa tersebut pun persis di bawah garasi yang dibangun oleh warga sekitar, sehingga petugas pun terpaksa membongkar area garasi tersebut untuk melakukan perbaikan.

“Pipa ini kita sebutnya Jalur Transmisi Air Baku Cisampi Lama, dimeternya 800 mengalirkan sekitar 700 liter per detik. Kemudian setelah kita melakukan tindakan pengembangan dulu dengan mengurangi debit air, terus kita memutuskan untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

Perbaikan pipa akan segera dilakukan Perumda Tirtawening, mengingat lokasi kebocoran pipa pun tidak berada di pinggir jalan besar yang dikhawatirkan akan mengganggu kegiatan Natal dan tahun baru.

“Kita memutuskan untuk melakukan perbaikan,” tegasnya.

40 Ribu Pelanggan Terdampak

Diungkapkan Direktur Pelayanan Perumda Tirtawening Kota Bandung, Novera Deliyasma, akibat kebocoran saluran pipa induk tersebut, lebih dari 40 ribu pelanggan akan terdampak sementara aliran air bersihnya.

Menurutnya, mayoritas pelanggan yang terdampat berada di empat pelayanan wilayah, yaitu pelayanan wilayah 2, wilayah 3, wilayah 5, dan wilayah 6 diantaranya kawasan Antapani dan Cicaheum.

“Dari kebocoran pipa itu berdampak kepada kurang lebih 40 ribuan pelanggan. Diantaranya Sukapada, Padasuka, Pasir Layung, Antapani. Nah Antapani ini mungkin sebagian besar Antapani ya. Kemudian Cicahem, daerah timur. Daerah timur mungkin akan sebagian besar terkena. Mulai dari Bapakkan Surabaya, Kera Condong, Antapani. Lalu Padasuka, Cicahem. Kemudian lainnya ya Braga, Borangrang, Cibangkong, Kacapiring,” bebernya.

Sementara, lanjut Novera, proses perbaikan saluran pipa induk tersebut membutuhkan waktu 4 sampai 7 hari, karena harus mengganti baud yang sudah berusia puluhan tahun dan memastikan tidak kembali bocor.

“Perbaikan maksimal 7 hari, karena itu kami memohon maaf atas terganggunya pelayanan dan juga agar para pelanggan dapat bersabar atas gangguan pasokan air bersih selama sepekan terdepan,” terangnya.

“Di setiap pipa kosong pasti akan diisi oleh udara. Nah pada saat air dialirkan lagi, biasanya justru udara itu jadi hambatan. Karenanya kita harus pelan-pelan menggiring lagi air. Jadi kita melakukan pembuangan-pembuangan dulu supaya udara keluar. Makanya untuk area yang paling ujung tentunya akan alami keterlambatan pasokan air bersih,” pungkas Novera. (*)

Example 300250
Example 120x600
Berita

bank bjb Tawarkan Sukuk Tabungan ST014, Investasi Syariah Aman dan Menguntungkan Dengan Skema Floating with Floor. Masa penawaran ST014 berlangsung dari 7 Maret hingga 16 April 2025,

Sukuk Tabungan ST014, terbagi dua type yaitu ST014-T2 dengan jangka waktu dua tahun dan ST014-T4 dengan tenor empat tahun. ST014-T2 memberikan imbal hasil sebesar 6,50% per tahun, sedangkan ST014-T4 menawarkan 6,60% per tahun.