PONTIANAK , SULUHJABAR,— Bandung bjb Tandamata memastikan turun dengan kekuatan terbaik saat melakoni pertandingan perdana Proliga 2026. Tampil di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, tim asal Kota Kembang itu siap menghadapi Jakarta Livin Mandiri pada Jumat (9/1/2026) dengan tekad membuka musim dengan kemenangan.
Kegagalan meraih gelar juara dalam dua musim terakhir menjadi bahan evaluasi serius bagi manajemen dan tim pelatih. Musim ini, Bandung bjb Tandamata melakukan peremajaan skuad dengan mengandalkan kombinasi pemain muda potensial dan pengalaman pemain senior, demi mengulang kejayaan pada musim 2022 dan 2023.
Sejumlah pemain muda menunjukkan perkembangan signifikan selama masa persiapan, di antaranya Cindy Tiara Berliyan dan Calista Maya di posisi outside hitter, Wa Ode Ardiana sebagai opposite, serta Tiara A. Ratna Sanger yang mengisi peran setter. Keberadaan mereka dinilai mampu menghadirkan warna baru sekaligus kejutan pada laga pembuka.
“Persiapan kami sejauh ini berjalan baik. Kami melakukan evaluasi menyeluruh dan peremajaan tim dengan mengandalkan pemain-pemain muda berpotensi. Selain itu, soliditas tim terus kami bangun melalui komunikasi yang intens, baik antar pemain maupun dengan jajaran pelatih dan ofisial,” ujar Manajer Bandung bjb Tandamata, Drs. Asep Sukmana, M.Si.
Hal senada disampaikan Pelatih Kepala Risco Herlambang. Menurutnya, kondisi tim saat ini sudah siap tempur meski sempat dihantui cedera ringan pada beberapa pemain.
“Secara keseluruhan persiapan sudah 100 persen. Pemain yang sebelumnya cedera kini sudah pulih. Komposisi tim memang berbeda dari musim lalu, namun pemain yang bertahan kini jauh lebih matang. Dengan adanya Calista, Cindy, Tia, dan Wa Ode, proses rotasi tidak terlalu sulit,” ungkap Risco.
Bandung bjb Tandamata juga diperkuat dua pemain asing, Sonaly Cidrao asal Brasil dan Anastasia Guerra dari Italia, yang akan mengisi posisi outside hitter. Keduanya dinilai cepat beradaptasi dan siap diturunkan sejak laga pertama.
“Dari pantauan kami, kedua pemain asing sudah menyatu dengan tim dan tidak mengalami kendala adaptasi. Mereka siap dimainkan di Pontianak,” tegas Asep Sukmana.
Meski demikian, Risco menekankan bahwa timnya tidak ingin bergantung sepenuhnya pada pemain asing. Kolektivitas tim tetap menjadi kunci utama permainan Bandung bjb Tandamata.
“Kami akan memaksimalkan pemain lokal, terutama di posisi middle block. Dari sisi head to head, kami masih unggul atas Livin, meski kami belum sepenuhnya mengetahui kekuatan pemain asing mereka. Yang jelas, fokus kami ada pada permainan kolektif,” jelas Risco.
Ia juga menyoroti peningkatan signifikan pada sektor receive dan pertahanan selama rangkaian uji coba. “Alhamdulillah, kerja sama tim, terutama receive, defence, dan blok terus membaik. Ana dan Sonaly juga sudah menemukan ritme permainan. Itu yang membuat kami yakin mengandalkan kolektivitas tim,” tambahnya.
Sebagai catatan, pada Proliga musim lalu Bandung bjb Tandamata dan Jakarta Livin Mandiri saling mengalahkan di fase reguler. bjb sempat kalah 0-3 di Gresik, sebelum membalas dengan kemenangan 3-1 di Palembang. Pertemuan kali ini dipastikan hadir dengan aroma dan komposisi yang berbeda.
“Target kami jelas. Setelah bisa menembus Final Four, mudah-mudahan ada takdir untuk melangkah sampai juara,” pungkas Asep Sukmana. (*/ahw).



















